Kelebihan dan Kekurangan Cloud Computing: Mengenal Apa itu Cloud Computing? Dan Macam Jenis Komputasi Awan

Pengertian Definisi Komputasi Awan

Cloud Computing atau juga disebut Komputasi Awan adalah teknologi yang menjadikan internet sebagai pusat pengelolaan data dan aplikasi. Dimana pengguna komputer diberikan hak akses (login).

Bisa juga diartikan sebagai gabungan pemanfaatan teknologi komputer dengan teknologi internet.

Komputasi awan adalah suatu konsep teknologi yang dikenal luas mencakup Saas, Web 2.0 dengan tema yang beragam tergantung koneksi internet untuk memenuhi kebutuhan pengguna.

Cloud Computing adalah sebuah konsep pemahaman dalam rangka pembuatan kerangka kerja komputasi secara online lokal (LAN) maupun global (internet) dimana terdapat beragam aplikasi maupun data dan media penyimpanan yang dapat diakses dan digunakan secara berbagi (shared service) dan bersamaan (simultaneous acces) oleh para pengguna yang beragam – mulai dari perseorangan sampai pada kelas pengguna korporasi atau perusahaan.

Cara Kerja Cloud Computing

Mekanisme akses ke cloud computing “mungkin” dapat dijalankan secara beraneka ragam.

Mulai dari akses standar LAN maupun intranet dengan sedikit aplikasi agen / klien, sampai kepada akses extranet dan internet melalui browser saudara yang terhubung ke sebuah portal aplikasi dari penyedia layanan cloud computing.

Protokol aplikasi yang digunakan pun beragam, tetapi hal ini tidaklah terlalu signifikan bila dilihat dari sisi pengguna akhir, dimana pengguna akhir cukup mengetahui bagaimana cara mengakses dan mempergunakan jasa layanan yang terdapat pada cloud computing.

Keuntungan atau Kelebihan Cloud Computing (Komputasi Awan)

1. Biaya Lebih Efisien

2. Fleksibel

3. Akses Lebih Mudah

4. Manajemen Sistem dan Monitoring

4. Meningkatkan Availability dan Ketersediaan Data

Kerugian atau Kekurangan Cloud Computing (Komputasi Awan)

1. Internet Mati Komputasi Awan Tidak Berjalan

2. Service Level: Kemungkinan service peformance yang kurang konsisten dari provider. Inkonsistensi cloud provider ini meliputi, data protection dan data recovery.

3. Privacy: Adanya resiko data pengguna akan diakses oleh orang lain
karena hosting dilakukan secara bersama – sama.

4. Complaince: Yang mengacu adanya resiko penyimpanan level complaince dari provider terhadap regulasi yang diterapkan oleh pengguna.

5. Data pengguna / Pemilik memiliki resiko kehilangan kepemilikan data begitu data disimpan dalam cloud.

6. data mobility: Kemungkinan berbagi data antar cloud service dan cara memperoleh kembali data jika suatu saat pengguna melakukan proses terminasi terhadap layanan cloud computing.

Manfaat Cloud Computing

1. Data dapat Tersimpan secara Terpusat pada Server

2. Keamanan Data lebih Terjamin

Dengan keamanannya data bagi perusahaan berbasis IT, data bisa disimpan secara aman di penyedia cloud computing.

Hal ini juga mengurangi biaya yang diperlukan untuk mengamankan data perusahaan.

3. Fleksibilitas serta Skalabilitas yang Tinggi

4. Bisa menambah kapasitas penyimpanan data tanpa harus membeli peralatan tambahan.

5. Bisa mengakses data kapanpun dan dimanapun berada (Asal terkoneksi internet)

6. Setiap pengguna bisa melakukan / mengembangkan kreasi atau proyek mereka tanpa harus mengirimkan proyek mereka secara langsung ke perusahaan, tapi pengguna bisa mengirimkan lewat penyedia layanan cloud computing.

7. Saat terjadi musibah kebakaran / bencana alam data akan tersimpan aman di cloud computing meskipun hardisk atau gadget rusak berat.

8. Memberikan Jaminan Investasi Jangka Panjang

Macam – Macam Cloud Computing

Berdasarkan jenis layanannya, Cloud Computing dibagi menjadi:

1. Software as a Service (SaaS)

Software as a Service adalah layanan komputasi awan dimana kita bisa langsung menggunakan aplikasi yang telah disediakan.


2. Platfrom as a Service (PaaS)

Platfrom as a Service adalah layanan yang menyediakan computing platfrom.

Biasanya sudah terdapat sistem operasi, database, web server dan framework aplikasi agar dapat menjalankan aplikasi yang telah dibuat.

Keuntungan layanan Paas bagi pengembang adalah mereka bisa fokus pada aplikasi yang mereka buat tanpa memikirkan pemeliharaan dari computing platfrom.

Contoh penyedia Cloud Computing PaaS

1. Amazon Web Service

2. Windows Azure


3. Infrastructure as a Service (IaaS)

Infrastructure as a Service adalah layanan komputasi awan yang menyediakan infrastruktur IT berupa CPU, RAM, Storage, Bandwinth dan konfigurasi lain.

Komponen – komponen tersebut dapat digunakan untuk membangun komputer virtual.

Komputer virtual dapat diinstall sistem operasi dan aplikasi sesuai kebutuhan.

Keuntungan dari layanan ini adalah tidak perlu membeli komputer fisik sehingga lebih menghemat biaya.

Contoh penyedia Cloud Computing LaaS

1. Amazon EC2

2. TelkomCloud

3. BizNetCloud

Terminologi dalam Cloud Computing

1. Public Cloud

Public Cloud adalah layanan Cloud Computing yang disediakan untuk masyarakat umum.

Saudara atau kita selaku pengguna tinggal mendaftar maupun bisa langsung memakai layanan yang ada.

Banyak layanan Public Cloud yang gratis dan ada pula yang berbayar untuk bisa menikmati layanannya.

Contoh Public Cloud Gratis

1. Window Live Mail

2. Google Mail

3. Facebook

4. Twitter

Contoh Public Cloud Berbayar

1. SalesForce

2. Office 365

3. Adobe Creative Cloud

4. Windows Azure

5. Amazon EC2

Keuntungan Menggunakan Public Cloud

1. Tidak perlu investasi / mengeluarkan duit dan merawat infrastruktur, platfrom atau aplikasi

2. Gratis

Kerugian Menggunakan Public Cloud

1. Sangat tergantung akses jaringan internet, apabila jaringannya bagus maka bagus dan bisa diakses.

2. Tidak semua penyedia layanan, menjamin kemanan data


2. Private Cloud

Private Cloud adalah layanan yang disediakan untuk memenuhi kebutuhan internal dari organisasi / perusahaan.

Biasanya departemen IT akan berperan sebagai Service Provider (Penyedia layanan) san departemen lain menjadi pengguna (pemakai)

Contoh dari Private Cloud

SaaS: Web Aplication Internal, SharePoint, Mail Server Internal, Database Server untuk keperluan internal.

PaaS: Sistem Operasi + Web Server + Framerwork + Database yang disediakan untuk internal

IaaS:Virtual Machine yang bisa di-request sesuai dengan kebutuhan internal.

Keuntungan Menggunakan Private Cloud

1. Keamanan data terjamin karena dikelola sendiri

2. Menghemat Bandwith Internet

Kekurangan Menggunakan Private Cloud

1. Investasi besar / harus mengeluarkan dana besar

2. Butuh Tenaga kerja untuk merawat dan menjamin layanan berjalan dengan baik.


3. Hybrid Cloud

Hybrid Cloud adalah gabungan dari layanan public cloud dan private cloud yang diimplementasikan oleh suatu organisasi / perusahaan.

Saudara disini bisa memilih proses bisnis mana yang bisa dipindahkan ke public cloud dan proses bisnis mana yang harus tetap berjalan di private cloud.

READ:  Harga MiFi: Apa itu dan Apa Kelebihan Kekurangan dari MiFi? + Cara Menggunakan MiFi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *