Bingung mau jualan online?

Bingung ngga punya website toko online untuk jualan?

Bingung nyari harga murah tempat pembuatan website toko online?

Ini ada info pembuatan toko online jadi dan siap pakai murah (Cek infonya dan pelajari dulu)

 

Teknologi Otomotif: Ababil, Mobil Listrik Ramah Liungkungan Buatan Anak Bangsa Indonesia

Krisis bahan bakar minyak (BBM) semakin mengancam keberlangsungan hidup manusia khususnya dalam sektor transportasi.

Dalam hal ini, mobil dan sepeda motor sebagai bagian dari pengguna pengguna BBM.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Nasional, jumlah kendaraan bermotor roda empat atau lebih yang beroperasi pada akhir 2015 yaitu 22.512.918 unit dan akan selalu bertambah setiap tahunnya.

Hal ini diperparah dengan tingkat polusi udara di Indonesia yang memprihatinkan akibat dari emisi gas buang hasil pembakaran BBM.

Menurut hasil survey yang dilakukan oleh World Bank, Indonesia menempati peringkat keempat untuk negara dengan tingkat polusi tertinggi di dunia setelah mesir, india dan china.

Dari semua penyebab polusi udara yang ada, emisi transportasi terbukti sebagai penyumbang pencemaran udara di Indonesia, yakni sekitar 85 persen.

Oleh sebab itu banyak peneliti berlomba – lomba untuk menciptakan sebuah kedaraan yang ramah lingkungan dan hemat energi dengan berbagai macam bentuk dan fitur, salah satunya mobil listrik.

Disamping itu pemerintah dan swasta juga telah melakukan upaya untuk menggairahkan pengembangan sebuah mobil hemat energi yaitu dengan digelarnya berbagai kompetisi mobil listrik tingkat perguruan tinggi yang diselenggarakan secara nasional maupun internasional, yang nanti diharapkan dapat menjawab sebuah masalah dan tantangan yang terdapat di dunia otomotif.

Electric Car Research Center (ECRC) merupakan sebuah komunitas riset mobil listrik Universitas Muhammadiyah Surakarta, turut andil dalam penelitian dan pengembangan mobil hemat energi kategori listrik.

Mengapa ECRC memilih kategori listrik?

Ya, karena dalam sebuah studi yang diterbitkan jurnal Enviromental Science and Technology menyimpulkan jika mobil dengan baterai Li-ion hanya memiliki tingkat polusi rendah, dampak lingkungan total yang disebabkan oleh baterai (diukur dalam indikator ramah lingkungan sebesar 99 poin) adalah 15 persen.

Dampak yang ditimbulkan dengan ekstraksi Lithium untuk komponen Li-ion beaterai kurang dari 2,3 persen (indikator ramah lingkungan sebesar 9 poin).

Dalam perjalanannya ECRC saat ini baru mampu menghasilkan suatu karya berupa mobil listrik prototype yang bernama “Ababil”. Harapannya besar dari tim mobil “Ababil” yaitu mampu menghasilkan mobil jenis city car dan sepeda motor listik beroda tiga, depan dua dan belakang satu roda.

Memiliki panjang keseluruhan 2,8 meter, lebar 860 mm dan tinggi 750 mm yang ditenagai oleh motor listrik tipe BLDC berdaya 350 watt 48 volt dengan menggunakan baterai Lithium (baterai rokoko elektrik) hasil rakitan sendiri sebagai power supply berkapasitas 48 Vdc 10 AH sebanyak 52 buah dengan lama waktu charge baterai 2 jam.

Mobil ini mampu menempuh jarak 150 km/kwh dengan kecepatan maksimal sebesar 50 km / jam dan sisa 2 strip pada indikator baterai dari 5 strip yang menandakan bahwa baterai penuh.

Mobil “Ababil” ini menjadi hemat energi tentu tidak hanya dilihat dari segi elektrik saja.

Misalnya dari segi mekanikalnya mobil ini menggunakan metode Alumium Chassis Frame sebagai sasis mobil “Ababil” karena 40 persen lebih ringan dan 40 persen lebih rigid dari sasis berbahan baja.

Hal ini dimaksudkan untuk mampu menekan bobot yang berlebih. Karena beban total listrik pada motor listrik dan konsumsi daya listrik akan mempengaruhi jarak tempuh.

Semakin berat beban total kendaraan, maka konsumsi daya listrik semakin besar, maka jarak tempuh yang didapat akan semakin pendek.

Bentuk bodi yang aerodinamis / streamline mampu menambah kehematan pengeluaran energi pada mobil.

Meskipun komunitas ini baru berumur jagung ini, alhamdulillah mampu mengirimkan satu tim yaitu Ababil Team Car dan masuk dalam kompetisi Mobil Hemat Energi (KMHE) 2017 yang diselenggarakan oleh Kemenristekdikti di Surabaya dan 13 besar pada Energy Chalange Okinawa tingkat Asia – Pasifik yang diselenggarakan oleh WEM Japan Grandprix Final Round Okinawa, Jepang.

Saat ini tim tengah melakukan improvisasi pada mobil listrik “Ababil” yang insya allah dilombakan pada kompetisi World Econo Move yang diadakan di Akita, Jepang, World Electric Vehicle Competition di Suzuki Circuit Jepang dan Shell Eco Marathon Asia di Singapura yang mana di setiap kompetisi tersebut mampu menjadi ajang mengharumkan nama negara kesatuan republik Indonesia.

Tim juga berharap peneltian ini dapat memajukan IPTEK negara di bidang otomotif.

Oleh karena itu kami berharap kepada pembaca yang budiman dapat mendukung dan menjadi bagian dari perjalanan perjuangan tim.

Tim sangat menghargai setiap bentuk dukungan dan bantuan, baik dana, jasa, peralatan atau fasilitas dari kegiatan ini.

Bantuan pembaca akan mendukung mewujudkan kendaraan rancangan ini, serta dapat membantu dalam mengembangkan mobil hemat energi kedepannya dan mewujudkan cita – cita para pendahulu bangsa dalam kemandirian bangsa di bidang teknologi otomotif.

Bila pembaca budiman ingin memesan pembelian mobil ini bisa hubungi:

Facebook: Rikstek UMS

Page Facebook: ECRC UMS

Instagran: ecrc_ums

Youtube: ECRC UMSurakarta

Email: ECRCUMS@GMAIL.COM

Website: Ecrc.ums.ac.id

Sumber: Disalin dari Majalah Cahaya Hati Edisi Maret 2018 MTA Media Center

READ:  4 Smartphone Android 4G Murah Dibawah 1 Juta
loading...
Menerima Pembuatan Jasa Pembuatan Website / Blog / Web Toko Online Menerima Jasa Pemasaran Online untuk Mendongkrak Penjualan Bisnis Saudara

Info Lebih Lanjut Sini

Mukhofas BauBlogging

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *